MOTIF-MOTIF CERITA RAKYAT DI KABUPATEN GUNUNGKIDUL (Motives in Folktales of Gunungkidul Regency)

Dhanu Priyo Prabowo

Abstract


Daerah Istimewa Yogyakarta secara geografis dibagi menjadi 4 kabupaten (Kulon Progo, Sleman, Bantul, Gunungkidul) dan 1 kota madya (Yogyakarta). Di setiap wilayah tersebut tersimpan cerita-cerita rakyat yang belum diinventarisasi/diteliti. Empat wilayah sudah diinventarisasi tetapi belum seluruhnya diteliti dari motif ceritanya. Tujuan dari tulisan ini adalah mengungkapkan motif-motif cerita rakyat Gunungkidul. Sebagai langkah awal menyusun indeks motif cerita rakyat DIY secara keseluruhan, tulisan ini fokus mengungkapkan motifmotif cerita rakyat Kabupaten Gunungkidul. Dengan langkah ini, pemetaan sastra lisan di wilayah Gunungkidul dapat diungkapkan indek motifnya. Teori yang dipergunakan yaitu teori motif dan struktural. Teori struktural untuk mengungkapkan koherensi internal, pola asosiatif, dan tatanan acuan suatu kisah dalam struktur sesuai dengan budaya masyarakatnya. Teori motif berusaha untuk mengungkap suatu halyang berulang kali hadir di dalam cerita lain dengan nama tokoh cerita yang berbeda, atau kejadian yang berbeda. Dengan teori ini kemudian berhasil diketahui indeks motif cerita rakyat Gunungkidul, yaitu pengembaraan, “laku prihatin”, seni, dakwah, dan gaib.


Daerah Istimewa Yogyakarta is geographically divided into 4 regencies (Kulonprogo, Sleman, Bantul, Gunungkidul) and 1 municipality (Yogyakarta). Each regency has folktales that have not been inventory/researched. The folktales in the four regencies have been inventory but not all of them yet in their motives. This paper aims to find out motives of folktales in Gunungkidul. The first step is to arrange the motives index of DIY folktales. This paper focuses on finding out motives of Gunungkidul folktales. This step helps the mapping of oral literature in Gunungkidul due to their motive indexes. The theory used is motif and structural theories. The structural theory reveals internal coherence, associative pattern, and referenced regulation of a story in the structure according to the culture of a society. Motif theory tries to reveal something repeatedly in other storied with different character’s names or different occurrences. The result shows the motives index of Gunungkidul folktales as wandering, “wistfully conduct”, art, missionizing, and magic.

Keywords


motif; cerita rakyat; budaya; tokoh; motive; folkstale; culture; figures

Full Text:

PDF


DOI: https://doi.org/10.26499/wdsra.v1i1.50

Refbacks

  • There are currently no refbacks.


height=  

WIDYASASTRA INDEXED BY: